Bimbingan Teknis Program Asian International Mobility for Students (AIMS) Tahun 2026 Digelar di UPI

Bandung, 29 Juni 2026 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Asian International Mobility for Students (AIMS) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kegiatan ini menjadi forum koordinasi bagi perguruan tinggi penerima Program Bantuan AIMS Tahun 2026 dalam mempersiapkan pelaksanaan program mobilitas mahasiswa internasional yang berkualitas, akuntabel, dan berkelanjutan.

Penyelenggaraan bimbingan teknis di UPI difasilitasi oleh Rektor UPI melalui Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu bersama Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional (DKUI). Kegiatan ini berlangsung secara luring dan daring. Adapun secara langsung, kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari sepuluh perguruan tinggi penerima Program Bantuan AIMS Tahun 2026, yaitu Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pendidikan Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Institut Seni Indonesia Bali, Universitas Padjadjaran, Universitas Sebelas Maret, Universitas Sriwijaya, Institut Seni Indonesia Surakarta, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Sambutan sekaligus pembukaan kegiatan dari Kemdiktisaintek disampaikan oleh Ibu Dewi Wulandari, Ketua Tim Pembelajaran Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi penerima Program Bantuan AIMS Tahun 2026 serta menegaskan bahwa AIMS merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi Indonesia melalui pengalaman belajar lintas negara. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang mengikuti mobilitas internasional, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa, penguatan program studi, serta pengembangan jejaring kerja sama antarperguruan tinggi di kawasan Asia.

Selanjutannya, pengantar Bimbingan Teknis disampaikan oleh Bapak Fajar Priyautama. sebagai Penanggung Jawab Rekognisi Pembelajaran Lampau dan Pembelajaran Internasional Direktorat Belmawa. Hadir sebagai narasumber adalah Prof. Dr. Eko Hari Purnomo, S.T.P., M.Sc. (IPB), Muh, Wahyu Islami S.T, M.Hub. Int. (ITS), Ir. Wiryono Raharjo, M. Arch., Ph.D (UII), dan Ida Puspita, S.S., M.A. Res. (UAD) untuk memberikan pengarahan dan bimbingan bagi pengelola AIMS di setiap Perguruan Tinggi untuk mengelola kegiatan secara efektif, efisien,akuntabel, produktif, dan berdampak nyata bagi pengingkatan mutu internasionalisasi perguruan tinggi.

UPI sendiri telah berpartisipasi dalam Program AIMS sejak program ini pertama kali digagas pada tahun 2010 oleh SEAMEO Regional Centre for Higher Education and Development (SEAMEO RIHED). Melalui program ini, UPI secara konsisten mengirim dan menerima mahasiswa dalam skema pertukaran akademik berbasis reciprocity, sehingga mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar di perguruan tinggi mitra di kawasan Asia sekaligus memperkuat kompetensi global dan pemahaman lintas budaya.

Hingga saat ini, keterlibatan UPI dalam AIMS berfokus pada bidang Hospitality and Tourism, salah satu disiplin ilmu yang dikembangkan dalam program tersebut. Selain bidang tersebut, AIMS juga mencakup berbagai disiplin lain, seperti Agriculture, Biodiversity, Economics, Engineering, Environmental Management and Science, Food Science and Technology, International Business, Language and Culture, serta Marine Science..

Melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis Program AIMS Tahun 2026, UPI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda internasionalisasi pendidikan tinggi Indonesia. Pengalaman lebih dari satu dekade mengikuti Program AIMS menjadi modal penting bagi UPI untuk terus memperluas kemitraan nasional dan internasional, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mempersiapkan lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.

 

 

 

Divisi Kemitraan Nasional

Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional

Scroll to Top