
Cebu, Filipina, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali mempertegas posisinya sebagai salah satu pionir pendidikan tinggi kependidikan di kancah regional dan internasional. Delegasi resmi UPI menghadiri pertemuan penting The 21st Association of Southeast Asian Teacher Education Network (AsTEN) Presidential Meeting yang berlangsung di Filipina, baru-baru ini.
Dalam tugas kerja internasional ini, delegasi UPI dipimpin langsung oleh Rektor UPI, Prof . Dr. Didi Sukyadi bersama Tim ATQA (AsTEN Teacher Education Quality Assurance Agency) yang diwakili oleh Prof. Fuad Abdul Hamied, Ph.D., Prof. Dr. Nenden Lengkanawati, Prof. Ahmad Bukhori Muslim, Ph.D., dan Dian Hendriana, M.Pd. Kehadiran pimpinan strategis ini menegaskan komitmen penuh UPI tidak hanya dalam hal kerja sama akademik, melainkan juga dalam pengawalan penjaminan mutu pendidikan guru di tingkat regional.
Pertemuan tahunan bergengsi ini mempertemukan para pimpinan institusi pendidikan tinggi keguruan dari seluruh negara anggota ASEAN. Dengan bergabungnya Universiti Brunei Darussalam, Cebu Normal University, Leyte Normal University, West Visayas State University, dan Hanoi National University of Education diharapkan semakin memperkuat standardisasi mutu lulusan tenaga pendidik guna menghadapi tantangan global yang kian dinamis.
Sebagai bagian dari agenda strategis, keterlibatan Direktur Eksekutif ATQA dalam delegasi ini membawa misi penting terkait standardisasi mutu. ATQA sebagai badan penjaminan mutu di bawah naungan AsTEN memegang peranan krusial dalam menyusun kerangka kerja akreditasi bersama bagi lembaga pencetak tenaga kependidikan di Asia Tenggara. ATQA sendiri tergabung dan berperan aktif pada INQAAHE (organisasi lembaga pengakreditasi dunia).

Di sela-sela agenda utama, Rektor UPI beserta tim ATQA juga memanfaatkan momentum ini untuk menggelar pertemuan bilateral khusus dengan universitas top dari Thailand,Brunei dan Malaysia. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan awal terkait pengembangan program pertukaran mahasiswa dan kerja sama riset internasional.
Penulis: Dian Hendriana