
Bandung, 11 Agustus 2026 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) saat ini sedang menjajaki potensi kerja sama dengan Telkomsel dan platform edukasi Kuncie dalam mentransformasi ekosistem pendidikan digital. Inisiatif kolaborasi ini dirancang untuk mengembangkan program berbasis pembelajaran jarak jauh non gelar.
Melalui rencana kerja sama ini, para profesional dan praktisi industri diharapkan dapat mengakses modul manajemen bisnis yang fleksibel, aplikatif, dan berstandar industri. Program yang digagas berlangsung selama 3 hingga 4 bulan ini memproyeksikan kombinasi metode self-learning melalui Learning Management System (LMS), live class interaktif bersama pakar dan akademisi, serta penyelesaian Action Learning Project berbasis kasus nyata di industri.
Pertemuan penjajakan kerja sama ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari seluruh pihak terkait. Dari pihak Sekolah Pascasarjana UPI, hadir Dr. A. H. Galih Kusumah, M.M. (Ketua Program Studi Pariwisata) dan Dr. Tutik Inayati, M.S.M. (Ketua Program Studi Magister Administrasi Bisnis) yang didampingi oleh Heri Puspito Diyah Setiyorini, M.M., Ph.D. (Kepala Divisi Kemitraan Nasional), beserta jajaran staf Divisi Kemitraan Nasional. Sementara itu, jajaran perwakilan industri diwakili oleh Antok Sumartono (Learning Excellence Lead Kuncie), Muhamad Fariz Agung (Account Manager 1 Telkom), serta tim Telkomsel yang terdiri dari Jonathan Silaen (Account Manager), Eduart (Manager Education Account Management West), Iqbal Soeriawinata (Manager Mobile Consumer GTM and Channel Partnership Region Jawa Barat), dan Okeu Gumilangsari (Officer Youth, Community and Lifestyle GTM Region Jawa Barat).
Ketua Program Studi Magister Administrasi Bisnis, Sekolah Pascasarjana UPI, Bu Tutik Inayati, menyampaikan bahwa penjajakan integrasi antara kurikulum akademis dan kebutuhan taktis industri ini merupakan bagian dari komitmen UPI dalam menjawab tantangan fleksibilitas pendidikan bagi pekerja profesional. “Kami ingin memastikan bahwa pembelajaran formal dan non-formal dapat saling melengkapi. Hasil karya dan portofolio profesional dalam program non-gelar ini tidak hanya meningkatkan kapabilitas mereka di tempat kerja, tetapi juga nantinya berpeluang untuk diakui secara akademis dalam studi S2 di UPI,” terangnya.
Dalam skema yang sedang dibahas, Telkomsel dan Kuncie direncanakan mendukung penyediaan platform digital, teknologi LMS, standar produksi konten video interaktif, hingga jaringan distribusi pemasaran skala nasional. Sementara itu, UPI menyiagakan jajaran pengajar ahli, kurikulum yang terakreditasi, serta fasilitas infrastruktur pendukung pembelajaran.
Proses finalisasi penyusunan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UPI dan Telkomsel masih terus dimatangkan. Jika seluruh tahapan penjajakan dan legalitas berjalan sesuai rencana, penandatanganan kesepakatan serta tahap persiapan produksi materi ditargetkan dapat direalisasikan menjelang akhir tahun ini.
Tim Divisi Kemitraan Nasional – DKUI