
Mempererat Hubungan Pendidikan, UPI Terima Kunjungan dari Anqing Normal University
BANDUNG — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan delegasi dari Anqing Normal University (AQNU), Tiongkok, dalam rangka memperkuat kolaborasi akademik internasional. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua universitas, termasuk perwakilan dari Sekolah Pascasarjana, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), serta Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS).
Rektor UPI yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan, Prof. Dr. Agus Setiabudhi, M.Si., menyambut hangat kedatangan delegasi AQNU yang dipimpin oleh Wakil Rektor, Wu Qiong, beserta jajaran direktur internasional, dekan, dan wakil dekan dari berbagai fakultas.
“Kami sangat bangga dan terhormat menerima kunjungan dari Anqing Normal University sebagai mitra potensial. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berfokus pada mobilitas mahasiswa, tetapi juga diskusi yang lebih substantif mengenai pengembangan program akademik bersama,” ujar Prof. Agus dalam sambutannya.

Dalam pemaparannya, Prof. Zhou menjelaskan bahwa Anqing Normal University merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi modern tertua di Provinsi Anhui yang berdiri sejak tahun 1897. Saat ini, AQNU memiliki 19 fakultas, sekitar 2.000 tenaga pengajar, dan lebih dari 25.000 mahasiswa. AQNU memiliki keunggulan khusus di bidang ilmu pendidikan, sosial humaniora, serta ekologi dan lingkungan.
Sementara itu, UPI diakui sebagai perguruan tinggi keguruan nomor satu di Indonesia yang prestasinya di bidang ilmu pendidikan telah dikenal luas di Asia Tenggara. Dengan latar belakang sebagai sama-sama universitas komprehensif berbasis pendidikan keguruan yang kuat, kedua belah pihak meyakini adanya ikatan visi yang kuat untuk memajukan pendidikan di masing-masing negara.

Pihak AQNU mengusulkan tiga poin utama kerja sama yang diharapkan dapat segera dijajaki bersama UPI, antara lain:
- Pertukaran Dosen dan Mahasiswa: Mendorong mobilitas akademisi untuk memperluas wawasan global.
- Program Pendidikan Pascasarjana Bersama: Mengembangkan program bersama (seperti skema magang atau joint degree) untuk jenjang S2 dan S3. Sebelumnya, AQNU telah sukses menjalankan skema 3+1 dengan universitas di Amerika Serikat dan skema 1+2 dengan universitas di Rusia.
- Kerja Sama Penelitian Ilmiah: Kolaborasi riset di bidang pelestarian budaya, perlindungan ekologi Sungai Yangtze, hingga keanekaragaman hayati.
Direktur Sekolah Pascasarjana UPI menyampaikan bahwa saat ini pascasarjana UPI mengelola 16 program studi S2 dan S3, di antaranya Administrasi Bisnis, Psikologi Pendidikan, Pendidikan Olahraga, Pendidikan Seni, Linguistik, Pendidikan Karakter, dan Magister Pendidikan Guru. Saat ini, UPI juga telah mendidik mahasiswa internasional, termasuk sekitar 20 mahasiswa S3 dan 15 mahasiswa S2 asal Tiongkok di prodi Pendidikan Seni dan Administrasi Bisnis.
Di sisi lain, Dekan FIP UPI menambahkan bahwa Fakultas Ilmu Pendidikan UPI mengelola 23 program studi dari jenjang S1, S2, hingga S3 dengan total sekitar 8.000 mahasiswa. Hal ini membuka peluang kerja sama yang sangat luas bagi AQNU untuk mencocokkan program studi terkait.
Pertemuan ini ditutup dengan harapan besar agar kolaborasi antara UPI dan Anqing Normal University dapat segera diimplementasikan demi membuahkan hasil yang melimpah bagi kemajuan pendidikan kedua negara.
DKUI – Divisi Kemitraan Internasional
Universitas Pendidikan Indonesia