UPI dan BPJS Ketenagakerjaan Jajaki Kolaborasi Pelayanan Kesehatan dan Investasi

BANDUNG – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperluas jejaring kemitraan strategisnya guna meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui pertemuan resmi bersama jajaran pimpinan pusat BPJS Ketenagakerjaan untuk membahas rencana kerja sama menyeluruh, mulai dari aspek perlindungan ketenagakerjaan hingga pengembangan fasilitas layanan kesehatan publik. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat lantai 1 Gedung Partere, Kampus Bumi Siliwangi UPI, pada Jumat (3/7) ini mematangkan dua agenda utama, yakni formalisasi hubungan kelembagaan melalui Nota Kesepahaman (MoU) serta penjajakan investasi bersama untuk memperkuat infrastruktur kesehatan masyarakat.

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dan delegasi resmi dari kedua belah pihak. Dari pihak Universitas Pendidikan Indonesia, hadir Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si. selaku Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan, serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan, Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si. Dari lingkungan Fakultas Kedokteran UPI, hadir Dekan Prof. dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, M.Pd., Ph.D., bersama Wakil Dekan Dr. dr. Lucky Angkawidjaja Roring, M.Pd., dan Dr. dr. Imas Damayanti, M.Kes., serta didampingi oleh Kepala Divisi Kemitraan Nasional, Heri Puspito Diyah Setiyorini, M.M., Ph.D. Sementara itu, delegasi dari BPJS Ketenagakerjaan yang hadir adalah: Anggota Dewan Pengawas dr. Alif Noeriyanto Rahman, Sp.OT., Direktur Pelayanan Trisna Sonjaya, serta Direktur Pengembangan Investasi Eko Purnomo.

Kedua belah pihak telah menyepakati jadwal penandatanganan MoU resmi yang direncanakan pada pertengahan Juli 2026 ini. Kerja sama tersebut dirancang agar menjadi payung hukum bagi implementasi berbagai program strategis, termasuk integrasi layanan program jaminan sosial ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan dengan sumber daya keahlian serta akademik yang dimiliki oleh UPI. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menguntungkan kedua institusi, namun juga memberikan dampak positif yang lebih luas dalam menciptakan ekosistem kerja dan pendidikan yang aman, tangguh, serta berkelanjutan.

Selain kerja sama reguler, poin krusial yang dibahas adalah rencana aksi bersama dalam penyediaan sarana kesehatan. UPI dan BPJS Ketenagakerjaan melihat adanya peluang besar untuk mengolaborasikan aset strategis guna membangun fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, yang representatif di wilayah Bandung. Langkah ini diambil guna mendukung program pelayanan kesehatan yang komprehensif, termasuk dukungan terhadap pusat layanan kecelakaan kerja dan rehabilitasi. Perwakilan kedua instansi menegaskan komitmennya untuk mempercepat kajian administratif dan pemenuhan regulasi teknis agar pembangunan fisik dapat segera direalisasikan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh publik dalam waktu dekat.

 

Divisi Kemitraan Nasional

Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional

Scroll to Top